Sabtu, 14 Januari 2017





Tari Burung Gagak

Oleh :

1. Endro Jemono (150611100104)
2. Zumrotun Nisa'il Fudhla (150611100105)
3. Dini Nur Imami (150611100103)
4. Mifta Nur Diana (150611100115)
5. Elsa Zuliyanti (150611100106)
6. Ayu Ambar Wati (150611100087)
7. Lailatus Syarifah (150611100117)

Sinopsis Burung Gagak
Setiap pagi seekor burung keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Ia sama sekali tidak memiliki tujuan ke mana dan di mana ia harus mendapatkan makanan. Karenanya, tak jarang ia pulang dengan tangan hampa. Ia tak dapat membawa makanan untuk dirinya sendiri dan keluarganya.Namun terkadang ia bisa pulang dengan perut kenyang dengan membawa makanan untuk keluarganya juga. Ia bahkan terbiasa ‘puasa’ karena makanan yang ia peroleh hanya cukup untuk keluarganya.Seekor burung sering kekurangan dan kelaparan karena ia tidak memiliki ‘kantor’ yang tetap. Sedangkan, lahan tempat ia mencari makan telah banyak di serobot dan di rusak manusia. Tapi lihatlah! Seekor burung tidak pernah mencoba bunuh diri. Ia tidak pernah dengan sengaja terbang menukik dari ketinggian dan membenturkan kepalanya ke batu cadas. Ia tidak pernah menenggelamkan diri ke dalam sungai. Ia juga tidak pernah dengan sengaja menabrakkan diri ke arah mobil yang sedang melaju di jalanan.Seekor burung selalu optimis dan yakin akan rezeki yang Tuhan janjikan. Meski sedang kekurangan dan kelaparan, seekor burung tetap berkicau merdu dan menyambut hari dengan riangnya. Ia tampak menyadari siklus kehidupan. Adakalanya ia berada di atas,mendapat banyak makanan dan memiliki rezeki yang lebih.Namun adakalanya juga ia berada di bawah. Menahan lapar, dan hidup kekurangan. Hidupnya seringkali terancam punah. Tapi ia tak pernah mengeluh.Ia tetap menjalani harinya dengan rasa syukur.

Kamis, 12 Januari 2017

PKM Penelitian Pembelajaran IPS SD



PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP TO GROUP EXCHANGE  DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS VI SDN BANYUAJUH 04 KECAMATAN KAMAL KABUPATEN BANGKALAN
Guna untuk memenuhi tugas Mata Kuliah
Pembelajaran   Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar (IPS SD)

Oleh:
Rahmat Pusvita           150611100006
Ahmad Lastori            150611100046
Ayu Ambar Wati        150611100087


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
2016/2017

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa melalui strategi  pembelajaran kooperatif tipe  Group to Group Exchange dalam pembelajaran IPS kelas VI SDN Banyuajuh 04. Keterampilan sosial siswa diukur dari aspek kerjasama, interaksi tatap muka, tanggung jawab, berani berpendapat, partisipasi dan komunikasi.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ditetapkan pada seluruh siswa kelas VI SDN Banyuajuh 04 yang berjumlah sebanyak 12 siswa dengan jumlah siswa laki-laki sebanyak 9 siswa dan jumlah siswa perempuan sebanyak 3 siswa. Tahapan dalam penelitian ini adalah dengan langkah perencanaan, tindakan pelaksanaan, observasi, dan refleksi.  Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah angket, observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif  kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kooperatif mampu meningkatkan keterampilan sosial siswa.  Hal ini ditunjukkan berdasarkan perolehan hasil angket 12 siswa pada pra tindakan, bahwa  keterampilan sosial siswa masuk dalam kategori cukup baik dan baik sebanyak 3 siswa (25%). Setelah pelaksanaan diperoleh melalui kelompok, hasil tindakan penelitian yang menunjukkan bahwa keterampilan sosial siswa meningkat pada kategori cukup baik dan baik sebanyak 6 siswa (50%). Keterampilan sosial siswa ditinjau dalam kelompok mencapai kategori baik dan sangat baik. Kelompok 1 masuk dalam kategori baik, kelompok 2 masuk dalam kategori sangat baik, dan kelompok 3 masuk dalam kategori baik. Penilaian tersebut didasarkan pada aspek-aspek yang diamati dalam keterampilan sosial siswa. Secara garis besar, dari hasil penelitian melalui pembelajaran kooperatif tipe Group to Group Exchange, siswa menjadi lebih bisa bekerjasama dengan temannya dalam memecahkan suatu persoalan, berani bertanya dan menyampaikan pendapatnya, bertanggungjawab,  partisipasi dan komunikasi siswa dengan teman yang lain meningkat, dan siswa berani berbicara di depan orang banyak. Kesimpulannya adalah melalui strategi pembelajaran kooperatif tipe Group to Group Exchange dapat meningkatkan bahkan mengembangkan keterampilan sosial pada siswa kelas VI SDN Banyuajuh 04 Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan.
Kata kunci: Keterampilan sosial, kooperatif tipe Group to Group Exchange, pembelajaran IPS SD